Kilas Balik Pilkada DKI 2017 Jauh Sebelum Masa Pendaftaran


Manuver politik lintas partai memang telah berlangsung jauh sebelum masa pendaftaran calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, nama Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan petahana muncul lebih awal dalam lembar pendaftaran KPU dengan partai pendukung PDI P, Golkar, Hanura dan Partai Nasional Demokrat
Pilkada DKI 2017
Manuver politik lintas partai memang telah berlangsung jauh sebelum masa pendaftaran calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan petahana muncul lebih awal dalam lembar pendaftaran KPU dengan partai pendukung PDI P, Golkar, Hanura dan Partai Nasional Demokrat.

Lalu di detik-detik terakhir masa pendaftaran nama Agus Harimurti dan Sylviana Murni dengan partai pengusung PPP, PKB, PAN dan Partai Demokrat serta pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno dengan partai pengusung PKS, PKB dan Gerindra akhirnya muncul sebagai pesaing pasangan petahana dan mendaftar di KPU.

Sehari berselang ketiga bakal Calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta melakukan pemeriksaan kesehatan di RSAL Mintohardjo, ya setelah di tetapkan sebagai pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang memenuhi persyaratan pada 24 Oktober 2016 momen penting lainnya ialah ketika KPU melakukan pengundian nomor urut para kandidat sehari setejah.

KPU menyatakan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni mendapat nomor urut satu sedangkan pasangan Basuki Tjahana Purnama - Djarot Saiful Hidayat mendapat nomor dua dan pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno mendapat nomor urut tiga. Pasca pengundian masuklah massa kampanye, berbagai upaya dilakukan masing-masing pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta untuk  meraih simpati publik.

Pada massa ini tiga debat publik yang ditayangkan secara bergiliran oleh sejumlah televisi juga diselenggarakan KPU sebagai salah satu agenda sosialisasi di mana masyarakat memiliki kesempatan untuk menilai visi dan misi masing-masing calon.

Debat pertama mengangkat tema pembangunan sosial ekonomi sedang debat kedua mengangkat tema reformasi birokrasi layanan publik dan pengelolaan kawasan perkotaan terakhir debat mengangkat tema kependudukan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta.

Ya usai massa kampanye iklim politik sedikit mereda karena KPU menetapkan massa tenang pada 12 hingga 14 Februari, pasca pemungutan suara proses rekapitulasi di rencanakan akan berlangsung hingga 27 Februari mendatang. Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta membuat skema tahapan pilkada DKI jika berlangsung satu atau dua putaran. Usai Rekapitulasi suara jika tidak ada sketal maka penetapan pasangan calon terpilih akan dilaksanakan pada 13 Maret 2017 namun apabila tidak ada salah satu paslon yang memiliki Perolehan suara 50% plus satu maka pilkada akan dilakukan dalam dua putaran. KPU DKI akan menetapkan pemilihan Calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran kedua pada 4 Maret 2017 yang mana pemungutan dan perhitungan suara kedua akan digelar tanggal 19 April 2017. Penetapan pasangan terpilih di skema ini akan berlangsung pada 5 atau 6 Mei 2017 mendatang.

0 Response to "Kilas Balik Pilkada DKI 2017 Jauh Sebelum Masa Pendaftaran"

Posting Komentar